Berapa Volume Udara dalam Pelampung Keselamatan Pesawat Terbang?

Sala satu prosedur wajib yang harus dilakukan awak kabin saat pesawat akan terbang adalah memeragakan langkah keselamatan jika pesawat memasuki keadaan darurat. Prosedur tersebut diharapkan dapat didengar dan dipahami oleh semua penumpang sehingga, andaikata terjadi keadaan darurat, penumpang dapat melakukan langkah-langkah penyelamatan yang tepat.

Salah satu yang diperagakan oleh awak kabin adalah cara memakai pelampung andaikata pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di air (lihat gambar fitur). Mulai dari mengalungkan di leher, mengikat tali pengait sekeling badang (sekitar perut), lalu menarik tali atau meniup pipa untuk mengembangkan pelampung saat akan terjun ke air (setelah keluar dari pesawat). Dengan menggunakan pelampung maka penumpang dapat mengambang di permukaan air seperti diilustrasikan pada Gambar 1.

Gambar 1 Penumpang dapat mengapung di air setelah memakai pelampung (sumber gambar:youtube.com/watch?v=VTBUNhAYsRw)

Kalau ada yang iseng bertanya, kok ukuran pelampung kecil ya? Apakah bisa membuat tubuh terapung di air? Atau pertanyaan lain, berapa sih ukuran pelampung keselamatan sehingga orang bisa terapung saat terjun ke air? Gambar 2 adalah contoh pelampung dalam keadaan terisi udara.

Gambar 2 Pelampung dalam keadaan terisi udara (sumber gambar: Shopee)

Kita coba bahas pakai fisika sederhana ya, yaitu konsep fluida statik. Masa jenis rata-rata tubuh manusia adalah \( \rho_m = 1.100 \) kg/m3 [en.wikipedia.org]. Jadi, tubuh manusia akan tenggelam di air (bagi yang tidak bisa berenang) karena massa jenis lebih besar daripada massa jenis air. Supaya tubuh bisa terapung maka perlu gaya angkat tambahan pada tubuh. Gaya angkat tambahan tersebut dihasilkan oleh pelampung yang telah berisi udara.

Misalkan massa maksimal tubuh tubuh manusia yang dapat diapungkan oleh pelampung standar adalah \( m =  85 \) kg. Maka volume tubuh manusia yang harus diapungkan adalah adalah

\( V_m = {m \over \rho_m} = {85 \over 1.100} = 0,0773 \) m3.

Dari volume tubuh tersebut harus ada yang muncul di permukaan air, khususnya bagian kepala dan leher. Misalkan bagian tubuh yang muncul di permukaan air volumenya sekitar 15% dari total volume tubuh. Maka volume tubuh yang tercelup di dalam air hanya sebesar

\( V’_m = 0.85 \times V_m = 0,0675 \) m3.

Misalkan volum pelampung adalah \( V_p\). Maka volume yang tercelup di dalam air adalah

\( V_c = V’_m + V_p = 0,0675 + V_p \)

Gaya angkat Archimedes pada tubuh dan pelampung adalah

\( F_A = \rho_a V_c g \)

Misalkan masa pelampung dapat diabaikan dibandingkan dengan massa tubuh. Gaya angkat Archimedes harus sama dengan berat tubuh \( W = m g \). Jadi

\( \rho_a V_c g = m g\)

atau

\( V_c = {m \over \rho_a} = {85 \over 1000} = 0,085 \) m3

Dengan demikian volume pelampung setelah ditiup adalah

\( V_p = V_c – V’_m = 0,085 – 0,0675 = 0,0175 \) m3.

Volume tersebut sama dengan 17,5 liter.

Pelampung yang banyak digunakan dalam pesawat memiliki volume setelah ditiup sekitar 16 liter. Dengan volume tersebut maka gaya angkat yang dihasilkan sudah anggup menahan tubuh orang yang kebanyakan massanya kurang dari 85 kg.

Sumber gambar fitur: youtube.com/watch?v=fTkgP2L8XL

Jika merasa bermanfaat, silakan share dan like:

One thought on “Berapa Volume Udara dalam Pelampung Keselamatan Pesawat Terbang?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *