Mengapa Ya, di Dapur Banyak Debu Hitam?

Kalau kita lihat gambar atau video atau lihat langsung kebakaran depo bahan bakar, seperti depo pertamina atau POM bensin tampak munculnya gumpalan asap warna hitam. Gambar 1 adalah contohnya. Sedangkan kebarakan sampah cenderung menghasilkan asap warna putih (Gambar 2). Mengapa berbeda begitu ya.

Gambar 1 Kebakaran depo bahan bakar menghasilkan gumpalan asap berwarna hitam (seumber gambar: okezone dan detiknews)

Gambar 2 Sampah yang dibakar umumnya hanya menghasilkan asap berwarna putin (sumber hambar: grodid.com dan baliexpress)

Penjelasan sederhana kira-kira sebagai berikut. Pembakaran sebenarnya reaksi kimia berupa oskidasi antara bahan organik dengan oksigen. Bahan bakar adalah senyawa organik. Reaksi antara senyawa organik tersebut dengan oksigen dapat menghasilkan sejumlah produk, tergantung pada jumlah oksigen yang tersedia.

Mari kita lihat contoh gas metan dengan rumus kimia \( CH_4 \) dan gas etana dengan rumus kimia \( C_2H_6 \).

Jika oksigen yang ada di lokasi pembakaran (oksigen berasal dari udara) cukup maka terjadi reaksi pembakaran sempurna yang memenuhi persamaan reaksi

\( CH_4 + 2 O_2 \rightarrow CO_2 + 2 H_2O \)

\( C_2H_6 + {7 \over 2} O_2 \rightarrow 2 CO_2 + 3 H_2O \)

Tampak bahwa hasil pembakaran adalah campuran karbondiksida dan uap air. Warna campuran tersebut adalah putih seperti yang kita lihat pada asap pembakaran sampah (Gambar 2).

Jika oksigen yang tersedia di lokasi pembakaran sedikit atau jumlah bahan bakar yang terlampau banyak di tempat itu maka reaksi yang terjadi menjadi

\( CH_4 + {3 \over 2} O_2 \rightarrow CO + 2 H_2O \)

\( C_2H_6 + {5 \over 2} O_2 \rightarrow 2 CO + 3 H_2O \)

Tampak bahwa hasil pembakaran adalah campuran karbon monoksida dan uap air. Warna campuran tersebut adalah kemerahan.

Terakhir, jika oksigen yang tersedia di lokasi pembakaran sangat sedikit akibat jumlah bahan bakar yang berlimpah di tempat itu (seperti di depo bahan bakar) maka reaksi yang terjadi adalah

\( CH_4 + O_2 \rightarrow C + H_2O \)

\( C_2H_6 + {3 \over 2} O_2 \rightarrow 2 C + 3 H_2O \)

Tampak bahwa hasil pembakaran adalah campuran karbon karbon dan uap air. Warna campuran tersebut adalah kehitaman.

Pada depo bahan bakar, jumlah bahan bakar di lokasi itu sangat berlimpah. Oksigen yang diambil dari udara sekitar tidak cukup untuk menghasilkan pembakaran sempurna semua bahan bakar yang ada. Akibatnya ada reaksi yang cukup oksigen (hasilnya CO2), ada reaksi yang kurang oksigen (hasilnya CO) dan ada reaksi yang sangat kurang oksigen (hasilnya C).

Fenomena serupa akan dijumpai di dapur yang tidak memiliki ventilasi udara yang cukup. Oksigen yang ada di dapur tidak cukup untuk menghasilkan pembakaran sempurna gas atau minyak tanah di dapur. Akibtanya, sebagian hasil pembakran akan berbentuk karbon monoksida dan karbon. Karbon adalah partikel padat yang mengambang di udara. Partikel ini dapat menempel di dinding dapur. Jika berlangsung lama maka dinding dapur menjadi hitam.

Sumber gambar fitur: IDTimes

Jika merasa bermanfaat, silakan share dan like:

9 thoughts on “Mengapa Ya, di Dapur Banyak Debu Hitam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *